Sejarah

Pondok Pesantren Terapadu Al-Farhan didirikan pada tahun 2002; oleh seorang tokoh muda Cipanas yang konsern terhadap dunia pendidikan, adalah K.H.Holil abdul Kholik putra bungsu dari mendiang K.H.Abdul Khaliq al Karim Nanggela yang selama hayatnya memimpin MUI, NU Cipanas, serta Ketua dan sesepuh Majlis ta’lim “ Roudotul Muta’alimin” Nunggul- Nanggela.

Dengan kesederhanannya, mulai tahun ajaran 2002-2003, Pondok pesantren terpadu Al-Farhan, mulai menerima santri dengan modal sarana dan prasarana yang dimiliki, 5 ruang kelas (untuk kelas), 5 ruang asrama santri, 1 ruang kantor, 1 ruang guru, 1 ruang untuk computer dan perpustakaan, 5 petak perumahan guru, 1 unit mesjid, dan 6 unir MCK.

Dengan bermodalkan kesederhanaan diatas, Alhamdulillah Pondok pesantren terpadu Al-Farhan mendapat perhatian dari masyarakat setempat khusnya kecamatan cipanas umumnya kabupaten lebak dengan mempercayakan pendidikan putra-puterinya,seiring bertambahnya waktu dan mulai dikenalnya Pondok pesantren terpadu Al-Farhan lewat prestasi-prestasi yang dicapai dan Alhamdulillah pada saat ini pondok pesantren terpadu Al-Farhan telah memiliki lebih dari 300 santri, yang berasal dari berbagai daerah di jawa dan sumatera.

Sejak tahun berdirinya, pimpinan pondok pesantren Terpadu Al-Farhan langsung berperan serta dan mengikuti lomba-lomba yang dilaksanakan oleh Instansi pemerintah, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), dan lembaga-lembaga lainnya seperti LPTQ.

Meskipun masih berusia belia, banyak prestasi siswa-siswi Pondok pesantren terpadu Al-Farhan patut mendapat apreisasi diantaranya : 4 kali menjadi wakil Kwarda Lebak di Jambore Nasional (JAMNAS) Cibubur dan Jatinangor, pada tahun 2007 santri Al Farhan mewakili Indonesia pada Jambore Dunia (JAMDUN) yang dilaksanakan di London inggris; masih pada tahun yang sama 16 santri Al-Farhan menyebat juara 1 tingkat kabupaten dan mewakili Kabupaten Lebak pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten pada lima cabang yang berbeda; dan sampai tahun 2008 Pondok pesantren terpadu Al Farhan terkenal dengan predikat “Pesantren Bahasa Inggris” karena prestasinya di Bahasa Inggris pada lomba-;lomba antar Pondok, maupun antar sekolah yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah ataupun oleh lembaga-lembaga lainnya.

Tetapi semangat pengabdian dan pengembangan prestasi yang tinggi tersebut tidak dapat terpasilitasi penuh karena kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Pondok Pesantren Terpadu Al-Farhan. Terutama pengembangan wawasan dan pemenuhan kebutuhan informasi karena sampai detik ini Pondok pesantren terpadu Al-Farhan belum memiliki gedung khusus perpustakaan, seiring dengan kepercayaan masyarakat yang makin tinggi dan perubahan situasi kemasyarakatan. Pondok Pesantren Terpadu Al Farhan tentu saja ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat dalam hal ini mencetak santri lulusan sebagai insan yang cerdas intelektual, emosional dan spiritual, serta memiliki keterampilan hidup.

Alhamdulillah saat ini lulusan Pondok pesantren terpadu Al-Farhan telah tersebar di berbagai pondok pesantren, perguruan tinggi negeri maupun suasta yang ada di wilayah jawa dan di berbagai instansi swasta maupun pemerintah.